Bagaimana kita menggunakan dan memanfaatkan kayu?

Bagaimana kita menggunakan dan memanfaatkan kayu?
Kayu dan produk kayu berasal dari sumber kekuatan hidup, tumbuh, mandiri - dapatkah Anda membayangkan hidup tanpa mereka?
 
Baca juga : lantai kayu
 
Manusia sudah memanfaatkan kayu semenjak humanoids pertama mengambil potongan untuk diterapkan sebagai klub untuk berburu atau bertahan. Manusia nomaden memakai kayu untuk membangun daerah berlindung dikala gua atau batu menggantung tak tersedia. Post-and-beam atau framing kayu sudah ada selama sekitar dua ribu tahun.
 
Artikel lainnya : Jual WPC
 
Semenjak ketika ini kayu sudah menjadi komponen integral dari kehidupan manusia. Tak cuma kayu sudah diterapkan untuk bangunan dan furnitur melainkan juga penting dalam eksplorasi dunia (kereta, kereta luncur dan kapal kayu); itu penting dalam pengembangan kereta api (bantalan dan jembatan); dan itu penting dalam adat istiadat masyarakat (alat musik seumpama). Seiring berkembangnya teknologi pemrosesan, kisaran produk kayu sudah meningkat, demikian pula kesanggupan kami untuk merubah sifat-sifat kayu untuk memenuhi berjenis-jenis keadaan lingkungan.
 
Kayu sebagai bahan konstruksi
Kayu merembes ke semua komponen masyarakat modern melainkan cuma sedikit yang menghubungkan hal-hal seperti furnitur, alat musik, kayu kerajinan atau lemari dapur dengan pemanenan hutan. Faktanya kayu dari perkebunan (kayu lunak dan kayu keras), dan hutan autentik dari semua umur dan variasi menyusun berjenis-jenis sumber kayu yang kita pakai. Tiap-tiap variasi hutan menyediakan kayu dengan sifat unik yang bisa diterapkan sebab poin-poin seperti penampilan, kemudahan berprofesi, kekerasan, daya, ketahanan kepada jamur dan / atau serangan serangga, kesanggupan untuk mendapatkan noda, kesanggupan untuk meningkatkan kwalitas anggur, ketahanan untuk pembengkakan dan menyusut atau ketersediaannya saja.
 
Artikel terkait : Dinding kayu
 
Desain properti kayu
Kayu diterapkan dalam aplikasi penampilan sebab mempunyai kekuatan tarik turunan untuk desainer dan pengguna. Dikala mendekati meja atau dinding kayu, banyak orang mengulurkan tangan untuk merabanya sebab nuansa kayu melengkapi apa yang diperhatikan mata. Berbeda dengan prediksi banyak bahan buatan manusia, kayu mempunyai karakter natural dan tak beraturan dalam butiran dan teksturnya. Mencerminkan pertumbuhan pohon autentik, ini membawa individualitas ke ruang atau artefak, seperti bangku, alat musik, meja atau kursi. Link ke alam menginspirasi reaksi dasar yang bisa dikenali dan diterapkan perancang. Kayu berasal dari berjenis-jenis spesies dan bisa ditebang dengan berjenis-jenis metode. Sebagai akibatnya, dia mempunyai palet visual yang luas. Penentu utama palet ini ialah warna, butir, fitur.
 
Artikel selengkapnya disini : decking kayu
Format Lainnya : PDF | Google Docs | English Version
Diposting pada : Senin, 20 Mei 19 - 11:13 WIB
Dalam Kategori : PROPERTY
Dibaca sebanyak : 52 Kali
Tidak ada komentar pada blog ini...
Anda harus Login terlebih dahulu untuk mengirim komentar
Facebook Feedback